TENTANG SPIDOL WHITEBOARD

Spidol Whiteboard disebut “Dry Erase Marker” yang berarti bisa dihapus pada saat kondisi kering.  Spidol whiteboard menggunakan tinta khusus yang mudah dihapus dengan penghapus papan tulis atau kain atau tisu. Digunakan untuk menulis pada permukaan yang tidak berpori seperti kaca, keramik, plastik, melamin dll dan sifatnya sementara.

Disebut Spidol Whiteboard karena spidol ini umumnya digunakan di papan tulis putih (whiteboard), di beberapa negara menggunakan warna hijau (green board) dan warna hitam (black board) untuk pengajaran di sekolah-sekolah sebagai  pengganti kapur tulis.

Penggunaan kapur tulis  untuk menulis dan menggambar mempunyai sejarah panjang dari jaman purba (untuk menggambar dan menulis di gua) sampai jaman modern sekarang masih ada beberapa sekolah menggunakan kapur tulis dengan berbagai alasan antara lain biaya lebih murah dan menghindari bau tinta spidol.

Tetapi penggunaan kapur tulis mempunyai kekurangan berdebu dan kotor. Alasan inilah banyak sekolah beralih ke penggunaan Spidol Whiteboard. Alasan lain yaitu prestise sekolah, sekolah yang telah menggunakan spidol whiteboard dianggap lebih modern dan maju. Untuk sekolah favorite yang menggunakan ruangan ber AC tentu harus menggunakan spidol whiteboard. Saat ini pengguna spidol lebih banyak dibanding pengguna kapur tulis dan terus  akan berkembang semakin banyak.

Berbagai Macam Spidol Whiteboard

Menurut Ukuran:

1. Sedang dan Besar

Spidol Whiteboard ini digunakan untuk menulis dipapan tulis, untuk pengajaran di sekolah-sekolah.

2. Kecil

Digunakan untuk menulis plastik transparan OHP (sudah mulai ditinggalkan karena sudah menggunakan proyektor multi media), digunakan untuk menulis label plastik yang sifatnya sementara.

Menurut Jenis Tintanya:

1. Tinta berbasis solvent  non alkohol

Solvent disebut tiner, turunan minyak bumi,  resin tinta yang digunakan larut di pelarut berbasis ketone, ester dan aromatic solvent(xylene & toluene).  Mempunyai ciri yang berbau aromatik yang menyengat.  Spidol tipe ini paling banyak digunakan di Indonesia  dan dikuasai merek satu tertentu.

Mempunyai keunggulan warna cemerlang dan tersedia tinta isiulang spidol (tinta refill spidol).

Kekurangannya: bau aromatik menyengat sangat menggangu saat digunakan untuk pembelajaran guru dan murid  berbahaya bagi kesehatan. Tidak ramah lingkungan.

Di negara tetangga ASEAN  dan negara lainnya spidol  whiteboard tipe ini sudah ditinggalkan karena bau menyengat dan tidak ramah lingkungan serta berbahaya bagi kesehatan.

2. Menggunakan tinta berbasis alkohol.

Tinta spidol Whiteboard yang resinnya larut dalam alkohol. Biasanya kandungan terbesarnya menggunakan ethanol (beberapa fomulasi menggunakan metanol, isopropanol atau butanol sebagai campuran). Mempunyai ciri berbau rendah seperti spiritus.

Di Indonesia masih terbatas peredarannya dibanding tipe di atas. Tipe ini telah beredar beberapa merek produk mempunyai  kekurangan: sulit dihapus, cepat kering pada mataspidol, warna agak pudar dan harga tinta refillnya mahal karena hanya tersedia kemasan kecil umumnya 15 ml, 17 ml dan 20 ml. Ada beberapa sekali pakai 2 ml dan 5 ml.

Tinta ini mempunyai keunggulan: berbau rendah dan lebih ramah lingkungan.

Spidol FLORIX merupakan tipe ini dengan menyempurnakan kekurangan di atas menjadi warna cemerlang, mudah dihapus, tidak cepat kering pada mataspidol dan tersedia refill ink kemasan besar yaitu kemasan 100 ml yang lebih ekonomis.

Tinta spidol FLORIX menggunakan pelarut alkohol jenis ethanol yang berasal dari fermentasi molases tanaman tebu, sehingga berbau rendah dan ramah lingkungan.

3. Menggunakan tinta berbasis air (watebase)

Tinta spidol whiteboard yang mempunyai air.  Tipe ini digunakan di China dan Korea. Tipe ini kurang digunakan karena mempunyai kekurangan

  • Bermasalah pada tegangan permukaan di papan whiteboard dan tulisan pudar.
  • Penghapusan sulit saat kering, harus menggunakan penghapus yang dibasahi air.

Kunggulan ramah lingkungan, kalau bau tergantung aditif yang digunakan. Beberapa merek yang beredar lebih berbau dibanding tipe alkohol.

Menurut Tempat Penyimpan Tinta (inks reversoir)

1. Menggunakan Fiber

Menggunakan tabung dari fiber (serat), umumnya fiber yang digunakan polyester fiber dengan cover plastik. Tempat penyimpanan tinta ini yang paling banyak dipakai pada spidol whiteboard yang beredar di Indonesia.

Keunggulan tipe ini: Spidol simpel sederhana, tidak banyak komponen plastik molding sehingga lebih murah. Cocok untuk spidol sekali buang.

Spidol tipe ini mempunyai kekurangan : cepat habis, karena daya tampung tinta sedikit hanya yang terserap batang fiber. Saat spidol dituliskan habis sebenarnya tinta masih ada di batang fiber, tetapi tertahan keluar karena masih dalam penyerapan fiber.

Diisi ulang sedikit cepat habis, di isi ulang banyak akan banjir tinta. Tidak tahu standarnya berapa harus isi, hanya berdasarkan pengalaman

2. Menggunakan batang spidol sebagai penyimpan tinta (Valve System)

Spidol tipe ini banyak digunakan pada spidol permanen tipe paint marker untuk warna perak, emas dan putih. Beberapa warna lain pada spidol ini untuk mewarnai ban mobil/motor.

Pada sistem ini tinta ditampung ditabung spidol merupakan tinta cair, ada klep yang apabila didorong  mataspidol/nib  tinta akan keluar , tinta ditampung semacam busa fiber yang melingkari mataspidol.

Penggunan untuk spidol whiteboard tipe ini di Indonesia penulis belum pernah jumpa, tapi pernah membeli melalui online pada portal jual beli “ebay” buatan Korea.

Keunggulan tipe ini: daya tampung tinta sangat besar dan dapat menggunakan tinta yang tidak terdispersi sempurna (seperti tinta spidol whiteboard berbasis air). Sebelum tinta didorong keluar, spidol kocok dulu (biasanya ada gotri (bola logam atau kaca) atau potongan logam di dalam spidol) supaya tinta tercampur merata.

Kekurangan: Karena daya tampung fiber yang melingkari kecil dan terbatas, cepat habis, harus mendorong mataspidol, terkadang terlalu banyak tinta yang keluar sehingga banjir tinta. Penggunaan tinta menjadi  boros.

3. Menggunakan catridge sebagai tempat penyimpan tinta (Ink Catridge System).

Catridge tinta berbentuk tabung yang berisi tinta cair dipasangkan di dalam batang spidol dihubungkan pipa kapiler kecil ke dalam batang fiber yang pendek.  Dari batang fiber tinta dialirkan ke mataspidol.

Keunggulan tipe ini: daya tampung tinta lebih besar penggunaan lebih lama, durasi isi ulang lama dan isi ulang mudah, tidak terjadi banjir tinta.

Kekurangan tipe ini:

  • harus menggunakan tipe tinta kwalitas baik yang terdispersi sempurna supaya lancar.
  • komponen plastik molding lebih banyak.
  • batang spidol lebih besar.

Di Indonesia beberapa merek lokal dan merek international telah mengedarkan produk tipe ini tapi peredarannya masih terbatas, karena isi ulangnya masih berbentuk catridge yang sudah terisi tinta sehingga mahal harganya.  Cara isi ulangnya dengan mengganti catridge yang baru.

Spidol whiteboard FLORIX merupakan tipe ini, tetapi mempunyai inovasi, catriidge tidak diganti tetapi diisi ulang menggunakan tinta dari botolan kemasan 100 ml, sehingga relatif ekonomis. Cara isi ulangnya buka tutup spidol, posisi mata spidol di atas tutup dibawah (supaya sisa tinta tidak tumpah) cabut catridge kebawah. Isi ulang sampai pertengahan kepala catridge, pasangkan lagi sampai rapat dan tutup spidol. Spidol siap digunakan.

4 Responses to TENTANG SPIDOL WHITEBOARD

  1. suherni says:

    ka kalo tinta pulpen masuknya ke jenis tinta yang mna yah?

  2. Ratri Galuh says:

    Bagaimana cara mengatasi spidol whiteboard yang sudah diisi namun tidak dapat susah digunakan kembali ?

    • admin says:

      Spidol terisi namun susah digunakan karena mungkin karena menutupnya kurang rapat sehingga udara masuk ditutup spidol dan tinta pada mataspidol. Cara mengatasinya mataspidol ditetesi tinta birkan sebentar tekan spidol untuk menulis. Bila sudah terlalu keras karena lama untuk merek florix bisa dengan mengganti matasipol baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *