TENTANG SPIDOL

Spidol (sebutan di  Indonesia) untuk Marker Pen atau Pena Marking,  adalah pena yang mempunyai ujung  pena (mataspidol/nib) untuk menulis  terbuat dari serat (fiber) yang dipadatkan dengan resin sehingga kuat namun dapat menyerap dan mengalirkan tinta(porous).  Mataspidol (Nib) berfungsi untuk menulis sekaligus sebagai sumbu yang menghubungkan tempat penyimpan tinta di dalam tabung pena .

Spidol mempunyai berbagai nama sebutan antara lain marker pen, fineliner, marking pen, felt-tip marker, felt-tip pen, flow, marker. Di berbagai negara mempunyai sebutan macam-macam: negara tetangga Malaysia dan Singapura menyebut ” Markers”, Philpipina “Pantel Pen.  India menyebut “sketch pens”, Australia “texta”  dan masih banyak sebutan dibeberapa negara lainnya.

Sejarah Spidol

Lee Newman mematenkan “felt-tipped marking pen “ yang direpresentasikan pada tahun 1910.  Pada tahun 1926 Benjamin Paskach mematenkan “fountain paintbrush”  saat ia menamainya yang terdiri dari pegangan berbentuk spons yang berisi berbagai warna cat. Spidol semacam ini mulai dipopulerkan dengan penjualan Sidney Rosenthal’s Magic Marker (1953) yang terdiri dari tabung tinta kaca dengan sumbu serat kain. Pada tahun 1958 penggunaan spidol felt-tip adalah hal yang biasa untuk berbagai aplikasi seperti lettering, labeling, dan membuat poster. Tahun 1962 membawa perkembangan pulpen berujung serat modern (berbeda dengan penanda, yang umumnya memiliki poin lebih tebal) oleh Yukio Horie dari Perusahaan Alat Tulis Tokyo (yang kemudian menjadi Pentel).

Macam-macam Tipe Spidol:

1. Spidol Permanen

Tinta ini umumnya tahan terhadap gosokan dan air, dan bisa bertahan selama bertahun-tahun. Bergantung pada permukaan dan penanda yang digunakan, tanda tersebut seringkali dapat dilepas dengan penggosokan atau bahan kimia yang kuat seperti aseton. Digunakan untuk menulis di permukaan seperti kaca, plastik, kayu, logam, dan batu.

Yang termasuk spidol permanen diantaranya:

  • Spidol permanen ukuran sedang spidol ini yang sering digunakan. Ada juga yang berwarna perak, emas, warna-warni untuk mewarnai menghiasi ban.
  • Spidol Porous, dengan mataspidol yang besar menggunakan felt, biasanya untuk menandai hal-hal yang besar. Juga digunakan pada perusahaan expedisi untuk menandai dos atau karung tujuan pengiriman.
  • Spidol kecil warna-warni digunakan oleh anak-anak untuk menggambar. Menggunakan tinta berbasis air dari  pewarna makanan  agar aman digunakan anak-anak.

2. Spidol Whiteboard

Spidol Whiteboard disebut “Dry Erase Marker” yang berarti bisa dihapus pada saat kondisi kering. Spidol whiteboard menggunakan tinta khusus yang mudah dihapus dengan penghapus papan tulis atau kain atau tisu. Permukaan yang dituliskan adalah yang tidak berpori seperti kaca, keramik, plastik, melamin dll. Spidol ini umumnya digunakan di papan tulis untuk pengajaran di sekolah-sekolah.

3. Highlighters

Di Indonesia sering menyebutnya “Stabilo” , suatu merek pertama yang terkenal. Berfungsi untuk mewarnai kata-kata atau kalimat yang penting, menggunakan warna-warna yang terang yaitu hijau menyala, kuning, megenta atau warna cerah lainnya.

4. Type lainnya yaitu Spidol Pemilu (Election marker)  dan Spidol Keamanan (Security marker)

  • Spidol Pemilu (Election marker) yaitu spidol permanen yang menggunakan tinta pemilu.  Ini belum pernah digunakan di Indonesia. Perlu dicoba untuk digunakan di Indonesia agar menghemat tinta pemilu dan menghemat anggaran KPU. Biasanya sisa tinta pemilu tersisa banyak setelah dilakukan pencoblosan, ini pemborosan. Tinta pemilu harganya mahal karena mengandung perak nitrat.
  • Spidol Keamanan (Security marker): Spidol ini menggunakan tinta khusus yaitu tinta yang tak terlihat, untuk melihatnya menggunakan neon ultraviolet.

Sumber Utama:

https://en.wikipedia.org/wiki/Marker_pen

2 Responses to TENTANG SPIDOL

  1. YULI says:

    WAH BEGITU SEJARAHNYA KWKKW

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *